Jumat, 11 September 2015
Rabu, 08 Juli 2015
Kidzania Jakarta | Taman Edukatif
KIDZANIA JAKARTA
![]() |
Jam operasional
Sebelumnya, pada awal-awal bulan operasional Kidzania Jakarta, Kidzania buka pada hari Senin sampai Kamis dengan dua sesi. Namun, menyadari bahwa kebanyakan anak harus masuk sekolah besok paginya, mulai pada pertengahan 2008, jadwal operasional tersebut diubah menjadi satu sesi saja, pada pukul 09:00 pagi hingga pukul 16:00 sore. Sedangkan Jumat hingga Minggu tetap dua sesi, dengan sesi pertama yang dimulai pada pukul 09:00 pagi hingga pukul 14:00 siang. Sedangkan sesi dua dimulai pada pukul 15:00 sore dan diakhiri pada pukul 20:00 malam. Setiap 15 menit sebelum sesi selesai, ada lagu "Farewell" yang akan menandakan semua aktivitas selesai pada sesi itu, dan dimainkan lagi 15 menit kemudian untuk menutup sesi 1 atau 2 pada hari itu.sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/KidZania_Jakarta
Gedung Arsip Nasional
| Gedung Landsarchief ("arsip negeri") pada tahun 1930-an |
Sejarah
Gedung ini adalah bekas kediaman gubernur jenderal VOC Reinier de Klerk dan dibangun di abad ke-18.Tahun 1900, ada rencana untuk membongkarnya dan membangun pertokoan di tempatnya. Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen ("perhimpunan Batavia untuk seni dan ilmu"), yang justru didirikan de Klerk, turun tangan untuk menyelamatkannya. Antara lain, Genootschap menghibahkan mebel yang masih terlihat di gedung itu.
Hingga tahun 1925, gedung ini dipakai departemen Pertambangan pemerintah kolonial Hindia Belanda. Kemudian, tempat tersebut dijadikan Lands archief ("arsip negeri"), yang setelah Indonesia menjadi gedung arsip nasional. Tahun 1992, arsip nasional dipindahkan ke gedung baru di Jalan Ampera di Jakarta Selatan.
Tahun sama, ada kabar angin bahwa gedung lama akan dibongkar keluarga mantan presiden Soeharto untuk membangun pertokoan, seperti pada tahun 1900. Gedung ini diselamatkan sekelompok usahawan Belanda yang mendirikan Stichting Cadeau Indonesia ("yayasan hadiah Indonesia") yang ingin memberikannya sebagai hadiah ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang ke-50. Yayasan tersebut mengumpulkan dana untuk memugarnya dan menjadikannya sebuah museum.
Pemugaran rampung awal tahun 1998. Tanggal 13 Mei terjadi kerusuhan di Jakarta. Bank yang letaknya di sebelah dibakar, dan Gedung Arsip memperbolehkan karyawan bank berlindung di dalamanya. Para perusuh mengejar mereka ke dalam, tapi diusir para buruh yang masih ada di tempat dan tidak ingin hasil pekerjaan mereka dihancurkan.
Kini, gedung dikelola oleh yayasan tanpa bantuan dari pemerintah dan dijadikan tempat pameran. Kebunnya buka dari pukul 6.00 sampai 18.00. Penduduk setempat diajak memakai kebun tersebut sebagai sarana umum.
| Salah satu ruang di dalam gedung Landsarchief pada tahun 1920-an |
| Halaman belakang gedung Landsarchief pada tahun 1920-an |
| Gedung Arsip Nasional (2013). |
Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Gedung_Arsip_Nasional
Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan, Kepulauan Seribu
Pulau Tidung adalah salah satu kelurahan di kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta, Indonesia. Pulau tidung ini terbagi dua yaitu, Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil. Penggunaan wilayah di pulau ini berkembang ke arah wisata bahari seperti menyelam serta penelitian terhadap terumbu karang.
Pulau Tidung yang terdiri dari Tidung Besar dan Tidung Kecil yang dihubungkan oleh jembatan panjang yang dinamakan Jembatan Cinta oleh penduduk setempat ini terletak di Kepulauan Seribu Selatan bagian barat, dengan jarak tempuh kurang lebih 3 jam perjalanan dari Muara Angke dengan kapal penumpang.
Sebagai salah satu tujuan favorit paket wisata, pulau tidung ini dapat ditemui perkampungan penduduk dan beberapa warung yang menyediakan makanan dan minuman ringan, selanjutnya jalan setapak yang panjang ini ini akan melewati fasilitas umum, seperti kantor polisi, sekolah setingkat SMU untuk para pelajar dari pulau sekeliling, kumpulan warung dan menuju ke jembatan cinta yang menghubungkan Pulau Tidung Besar dengan Pulau Tidung Kecil tanpa penduduk.
Di awal jembatan penghubung ini, akan ditemui jembatan yang cukup tinggi untuk melalui suatu cekungan laut yang agak dalam, dimana banyak anak kecil penduduk setempat memperagakan loncat indah dari jembatan sebagai sarana bermain mereka, cukup menghibur para wisatawan dan amat mengundang keinginan untuk bisa bergabung dengan mereka melakukan loncat indah di pantai biru tanpa ombak.
Di penghujung jembatan penghubung, menapaki pantai Pulau Tidung Kecil yang merupakan kawasan pengembangbiakan mangrove, masih tampil indah ditelusuri dengan bersepeda, melalui jalan setapak yang dipenuhi dengan ilalang dan pantai sepi yang pasirnya putih lembut, sangat indah pemandangannya.
Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Pulau_Tidung,_Kepulauan_Seribu_Selatan,_Kepulauan_Seribu
Taman Impian Jaya Ancol
Taman Impian Jaya Ancol
Taman Impian Jaya Ancol merupakan sebuah objek wisata di Jakarta Utara. Sebagai komunitas pembaharuan kehidupan masyarakat yang menjadi kebanggaan bangsa. Senantiasa menciptakan lingkungan sosial yang lebih baik melalui sajian hiburan berkualitas yang berunsur seni, budaya dan pengetahuan, dalam rangka mewujudkan komunitas 'Life Re-Creation' yang menjadi kebanggaan bangsa.
Nah ini tempat wisata di Jakarta yang sudah terkenal seantero Indonesia, Ancol. Ancol ini terdapat di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara. Di kawasan ini terdapat banyak hotel murahnya yang bisa kamu kunjungi saat berlibur ke Jakarta. Ancol sendiri terkenal dengan pantainya, setiap weekend banyak orang dateng kesini, selain udara pantai di pagi hari yang sejuk, banyak hal yang bisa dilakuin disini. Di Ancol ada 5 pantai yang cukup indah buat kamu datengin. Di antaranya yaitu, Pantai Indah, Pantai Elok, Pantai Festival, Pantai Ria, dan Pantai Carnival Beach Club. Selain taman dan pantai, juga ada danau yang bernama Danau Impian, dengan panjangnya yang sekitar 5 km loh
Sejarah
Sejak awal berdirinya pada tahun 1966, Ancol Taman Impian atau biasa disebut Ancol sudah ditujukan sebagai sebuah kawasan wisata terpadu oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, Pemda DKI menunjuk PT Pembangunan Jaya sebagai Badan Pelaksana Pembangunan (BPP) Proyek Ancol yang dilakukan secara bertahap sesuai dengan peningkatan perekonomian nasional serta daya beli masyarakat.Sejalan dengan perkembangan perusahaan yang semakin meningkat pada tahun 1992 status Badan Pelaksana Pembangunan (BPP) Proyek Ancol diubah menjadi PT Pembangunan Jaya Ancol sesuai dengan akta perubahan No. 33 tanggal 10 Juli 1992 sehingga terjadi perubahan kepemilikan dan prosentase kepemilikan saham, yakni 20% dimiliki oleh PT Pembangunan Jaya dan 80% dimiliki oleh Pemda DKI Jakarta.
Pada 2 Juli 2004 Ancol melakukan “go public” dan mengganti statusnya menjadi PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk., dengan kepemilikan saham 72% oleh Pemda DKI Jakarta dan 18% oleh PT Pembangunan Jaya dan 10% oleh masyarakat. Langkah “go public” ini dilakukan untuk lebih meningkatkan kinerja perusahaan, karena akan lebih terkontrol, terukur, efisien dan efektif dengan tingkat profesionalisme yang tinggi serta menciptakan sebuah Good & Clean Governance. Kinerja dan citra yang positif ini akan menjadikan perusahaan terus tumbuh dan berkembang secara sehat pada masa depan. PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk juga melakukan upaya repositioning dengan diluncurkannya logo Ancol yang baru pada 10 Juli 2005. Perubahan tersebut tidak semaBadan Pelaksana Pembangunan (BPP) Proyek Ancol yang dilakukan secara bertahap sesuai dengan peningkatan perekonomian nasional serta daya beli masyarakat.
Sejalan dengan peningkatan kinerja, pada tahun 1992 status Badan Pelaksana Pembangunan (BPP) Proyek Ancol diubah menjadi PT Pembangunan Jaya Ancol sesuai dengan akta perubahan No. 33 tanggal 10 Juli 1992, sehingga terjadi perubahan kepemilikan dan prosentase kepemilikan saham, yakni 20% dimiliki oleh PT Pembangunan Jaya dan 80% dimiliki oleh Pemda DKI Jakarta.
Pada 2 Juli 2004, Ancol melakukan go public dan mengganti statusnya menjadi PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk. dengan status kepemilikan saham 72% oleh Pemda DKI Jakarta dan 18% oleh PT Pembangunan Jaya dan 10% oleh masyarakat. Langkah go public ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kinerja perusahaan serta menciptakan sebuah Good & Clean Governance. Kinerja dan citra yang positif ini akan memacu perusahaan untuk terus tumbuh dan berkembang secara sehat pada masa depan.
PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk. juga melakukan upaya repositioning dengan diluncurkannya logo baru Ancol pada 10 Juli 2005. Perubahan tersebut tidak semata mengganti logo perusahaan, tetapi juga untuk memacu semangat dan budaya perusahaan secara keseluruhan.
Objek wisata di Ancol
Dikelola oleh anak perusahaannya terutama oleh PT Taman Impian Jaya Ancol (“TIJA”) yang meliputi pengelolaan kawasan pariwisata (rekreasi dan resor) dan kegiatan usaha penunjang: entertainment, konvensi dan wisata belanja. PJAA mengelola “area pariwisata terintegrasi” seluas 552 Ha, lokasi dekat pantai, terbaik di Jakarta dengan kemudahan akses melalui jalan tol, busway dan kereta api.- Pantai dan Taman
- Dunia Fantasi ( Dufan )
- Atlantis Water Adventure ( Atlantis )
- Gelanggang Samudra ( Samudra )
- Sea World
- Putri Duyung Cottages
- Padang Golf Ancol
- Marina
- Pasar Seni
- Pulau Bidadari
- Ritel
- Hailai Executive Club
- Kereta Gantung ( Gondola )
- Bowling
- Wisata Kuliner
Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Taman_Impian_Jaya_Ancol
http://www.bonjourbag.com/blog/tempat-wisata-di-jakarta/
ANNA TRAVEL
ANNA TRAVEL
PEKALONGAN | Hotline Info 081511995671 / 085868788968
Travel Jurusan Pekalongan/Batang/Comal/Pemalang ==> Jakarta
Hotline Tiket dan Paket: 081511995671
ANNA TRAVEL
ISUZU ELF
FULL AC, RECLINING SEAT, TV
Melayani jurusan:
PEKALONGAN, BATANG DAN PEMALANG - JAKARTA PP.
Tiket
Tarif normal Rp 150.000
Tarif masa lebaran Rp 250.000
Jadwal keberangkatan
Setiap hari Sabtu dan Rabu jam 7 malam dari Pekalongan,Batang dan Pemalang
Setiap hari Minggu dan Kamis jam 7 malam dari Jakarta
ANNA TRAVEL
Alamat Kantor Jl. Gebang Blok D No.4 Perum Pisma Seruni Asri, Gamer Pekalongan
Langganan:
Komentar (Atom)


